shape
shape

Berita HIMATIK-PNUP

Opening Ceremony Sukses Digelar! PPK Ormawa HIMATIK-PNUP 2026

Opening Ceremony Sukses Digelar! PPK Ormawa HIMATIK-PNUP 2026

Sinjai, 15 Juli 2026 – Kabar membanggakan dan langkah nyata pengabdian kembali ditunjukkan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer Politeknik Negeri Ujung Pandang (HIMATIK-PNUP). Setelah dinyatakan lolos pendanaan tingkat nasional, Tim PPK Ormawa HIMATIK-PNUP sukses menggelar Opening Ceremony sebagai tanda resmi dibukanya rangkaian kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) 2026 di Desa Kanrung, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, pada Rabu (15/07/2026). Program ini berfokus pada penerapan inovasi teknologi pascapanen guna mendukung produktivitas dan efisiensi kerja petani cengkeh setempat.

Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini didasarkan pada proposal komprehensif yang berhasil menduduki jajaran program terpilih nasional dengan judul “SMART CLOVE-DRYER: Transformasi Digital Pascapanen Cengkeh Berbasis IoT dan Sistem Traceability.” Pelaksanaan program di lapangan ini didukung penuh oleh 17 mahasiswa yang tergabung dalam Tim Pelaksana dan Volunteer PPK Ormawa 2026 HIMATIK-PNUP yang dipimpin oleh Andi Rafli selaku ketua tim. Dalam persiapannya, tim mendapatkan bimbingan dan arahan intensif dari Dosen Pendamping PPK Ormawa 2026 HIMATIK-PNUP, Mardawia Mabe Parenreng, S.ST., M.T., serta Pembina Kemahasiswaan Teknik Informatika dan Komputer PNUP, Nurhikmayana Janna, S.T., M.Kom., mulai dari tahap penyusunan cetak biru program hingga kesiapan eksekusi di lapangan.

Acara Opening Ceremony ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan staf birokrasi PNUP, di antaranya Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni PNUP, Molyanti, S.A.B., S.E., M.I.Kom., serta Pokja Kemahasiswaan PNUP, Lukman, S.T., M.Pd. Dari pihak eksternal, kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Desa Kanrung, Muhammad Amir Abdullah, bersama Kepala Dusun se-Desa Kanrung, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kanrung, jajaran pengurus Karang Taruna Desa Kanrung, serta 23 perwakilan Kelompok Tani se-Desa Kanrung.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kanrung, Muhammad Amir Abdullah, menyambut baik kehadiran mahasiswa PNUP dan menyampaikan harapan agar kolaborasi ini tidak berhenti pada program PPK Ormawa semata. "Kami beserta seluruh perangkat Desa Kanrung sangat terbuka dan justru ingin bermitra langsung secara berkelanjutan dengan pihak PNUP untuk memajukan potensi desa kami," ungkapnya.

Program utama SMART CLOVE-DRYER ini dirancang sebagai solusi integratif yang menggabungkan perangkat keras berbasis Internet of Things (IoT) untuk pengeringan cengkeh yang higienis serta aplikasi manajemen data panen secara digital bernama Kanrung Digi-Clove yang mendukung sistem keterlacakan (traceability). Melalui sinergi ini, komoditas utama desa diharapkan memiliki standardisasi mutu yang lebih baik, efisien, serta memiliki daya saing pasar yang lebih tinggi untuk membantu masyarakat di Desa Kanrung memperoleh solusi yang berkelanjutan dalam pengelolaan hasil pertanian.

Keberhasilan meraih pendanaan nasional dan pelaksanaan Opening Ceremony ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa HIMATIK-PNUP dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program yang dilaksanakan di Desa Kanrung tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya desa yang mandiri teknologi serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan perkembangan digital. Ke depan, program pemberdayaan ini akan berjalan secara terstruktur hingga Oktober 2026 melalui serangkaian agenda pendampingan intensif, pelatihan teknis operasional perangkat, serta penguatan tata kelola hasil bumi berbasis ekosistem digital sejalan dengan target peningkatan produktivitas warga Desa Kanrung.

Seluruh keluarga besar HIMATIK-PNUP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Pelaksana PPK Ormawa 2026 yang telah berhasil mengharumkan nama organisasi dan institusi di tingkat nasional. Semoga program pengabdian yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar, memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan petani di Desa Kanrung, serta menjadi inspirasi abadi bagi seluruh mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengabdi kepada masyarakat.

Kabar Lainnya

Berita Lainnya yang Mungkin Anda Suka